Kamis, 14 November 2013

Fragmen 001

Kota kecil di Eropa, Autumn 2008

Home from work our juliet, clear her morning meals.
#Genesis #The Cinema Show

Saul sampai di kamar kontrakannya di Kastanjelaan ketika malam sudah larut. Walau sebenarnya Eropa belum musim dingin, tapi dinding kamarnya terasa beku ketika tersentuh jari-jarinya saat meraba mencari saklar lampu. Lewat jendela kecil diatap kamar bulan terlihat begitu kecil dan jauh. Lebih jauh dari yang pernah dilihatnya dari pondok kecil Tete Una di Bodidi.

Fragmen 002






Meringkuk disudut salah satu warung bakso di Tual, Saul menggigil. Hujan deras menemani perjalanan pulangnya yang hampir mencapai 5 jam menumpang motor ojek dari Salimi. Saul melepas ransel dan  jaket rain-coatnya, mengeluarkan bungkus rokok yang basah dari saku celana yang tanpa sengaja tidak terlindungi rain coat, melemparkannya ke keranjang sampah di depan warung, lalu menghirup kopi panas yang cepat dihidangkan oleh ibu penjaga warung.


Saul: Buku 1 Akar: Synopsis

Saul
Buku 1 Akar

Synopsis:
Saul adalah seorang mahasiswa S3 universitas di Eropa yang mempelajari kebudayaan suku-suku yang hampir punah di Indonesia Timur.
Saul berkeliling pulau-pulau kecil sepanjang nusa tenggara timur, maluku dan papua, untuk mendokumemtasikan kebudayaan suku-suku yang jumlahnya ribuan tapi semakin hilang dengan berlalunya waktu
Buku ini menceritakan perngembaraannya yang berakhir dengan pertanyaan asal-usul manusia.

Buku ini ditulis dalma bentuk fragment-fragment
dengan waktu, dan potongan progrock

Jumat, 18 Juni 2010

Ketika Sedih


Ingin sekali menangis
tapi tak bisa
Ingin sekali meraung-raung
mencakar-cakar meja
tapi aku tak biasa
Ingin sekali mengurung diri
menolak makan berhari-hari
tapi aku pasti tak kuasa

Ketika sedih
semua yang kulakukan sia-sia
tak ada yang berubah
atau berbalik arah

Ketika sedih
tak kulakukan apa-apa
hanya hati tak bisa menipu
menangis diam-diam
dalam perenungan

2010/06/18

Senin, 07 Juni 2010

Bulan di Wuwungan


Bulan di wuwungan
angkasa alangkah sepinya
nyanyian burung kecil diujung rawa
terdengar hingga disini

Kulemparkan angan dan harapan
hari ini sebenarnya hanya mimpi

Bulan di wuwungan
hilangkan penat kerja seharian
kunikmati cahayanya
dalam kesunyian

2010/06/07

Minggu, 06 Juni 2010

Pulang Musim Semi


Baru pulang musim semi
udara berkabut
mendung di utara

kampungku seperti juga hujan
nampaknya terbelah oleh rindu
dan air mata

Baru pulang musim semi
jalanan basah
cinta menanti ditiap simpangan

Kuingatkan lambaian tanganmu, Dik
senyummu kekal dalam ingatan

2010/06/06

Mulai Lagi

Oke deh,
Hari ini saya akan mulai menulis lagi.
Kegiatan yang ingin sekali saya lakukan sejak lama.
Saya mesti berjanji pada diri sendiri, bahwa kali ini saya akan terus menulis.
Kenapa?
Mungkin kau akan tanya kenapa
Saya menulis, bukan karena saya ingin didengar, atau tulisan saya sangat bagusnya sehingga harus dibaca oleh semua orang.
Tapi ini untuk diri saya sendiri.

Salam,
Wagom